Wednesday, November 22, 2017

Pria Perokok Rentan Terkena Gangguan Kognitif

Pria Perokok Rentan Terkena Gangguan KognitifPria perokok rentan alami gangguan kognitif. Foto: Thinkstock

Jakarta, Pada dasarnya laki-laki perokok hanya mengetahui sedikit penyakit yang disebabkan dari rokok itu sendiri, ibarat kanker, hipertensi, dan stroke. Namun ada juga gangguan yang harus Anda ketahui ialah gangguan kognitif.

Gangguan kognitif merupakan gangguan dan kondisi yang menghipnotis kemampuan berpikir seseorang. Individu dengan duduk masalah ibarat itu akan mempunyai kesulitan dengan ingatan, persepsi, dan belajar.

Menurut dr Santi Martini, MKes, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, ditemui detikHealth, Rabu (22/11/2017), di Gedung Kementerian Kesehatan, menyampaikan bahwa gangguan kognitif tidak hanya merusak diri seseorang.

"Gangguan kognitif bisa merusak nggak hanya diri seseorang, namun juga keluarganya serta sanggup meruntuhkan kualitas hidup seseorang," ucap dr Santi.

Baca juga: Ingin Hilangkan Kebiasaan Merokok? Lari Saja!

Di daerah lain, sebuah penelitian dari University College London, Inggris, dilansir dari boldsky.com merilis temuan bahwa laki-laki perokok akan berdampak pada penurunan lebih cepat daya kognitifnya. Laporan tersebut tercatat di Archives of General Psychiatry.

Ia mengkaji kekerabatan antara sejarah merokok dan penurunan daya kognitif pada masa peralihan dari usia menengah ke usia tua. Peneliti memakai data akseptor yang diikuti 5.099 laki-laki dan 2.137 perempuan berusia 56 tahun pada evaluasi pertama daya kognitifnya.

Para peneliti tersebut menganalisa riset melalui enam evaluasi status merokok mereka selama lebih dari 25 tahun dan tiga evaluasi kognitif selama lebih dari 10 tahun. Hasilnya, laki-laki perokok akan mengalami penurunan lebih cepat daya kognitifnya.

Pria yang terus merokok selama masa penelitian lanjutan mengalami penurunan lebih besar dalam semua tes kognitif. Selain itu, laki-laki yang berhenti merokok dalam 10 tahun sebelum pengukuran pertama daya kognitifnya, mereka masih menghadapi risiko lebih besar penurunan daya kognitif.

Hasil dari penelitian tersebut tak memperlihatkan kaitan antara merokok dan penurunan daya kognitif pada perempuan. Hal itu, berdasarkan para peneliti mungkin adanya jumlah tembakau yang lebih banyak diisap oleh pria.

Baca juga: Alasan Mengapa Perokok Rata-rata Bersuara Serak


Sumber detik.com

No comments:

Post a Comment