Tuesday, November 21, 2017

3 Olahraga untuk Menangkal Diabetes saat Hamil

3 Olahraga untuk Menangkal Diabetes dikala HamilHamil bukan alasan untuk berhenti berolahraga. (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Kadar glukosa sanggup saja melonjak tinggi selama kehamilan. Hal ini dikenal dengan sebutan diabetes gestasional. Umumnya gula darah akan kembali normal sesudah melahirkan. Namun kondisi ibu hamil yang mengalami diabetes harus benar-benar dipantau. Untuk menjaganya biar tetap terkontrol, peranan olahraga pun jadi dibutuhkan.

Olahraga untuk diabetes gestasional merupakan kegiatan fisik yang dilakukan sebelum dan selama kehamilan yang bersifat memberi manfaat secara menyeluruh. Biasanya, olahraga yang dipilih tidak perlu dengan kegiatan fisik yang berat.

Baca Juga : Tentang Diabetes Kering dan Basah Menurut Dokter Ahli

"Bagi perempuan hamil sangat dianjurkan untuk melaksanakan kegiatan fisik yang ringan." ungkap dr Farid Kurniawan, SpPD dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Ciptomangunkusumo (UI-RSCM).

Setiap perempuan yang akan atau sedang hamil harus melaksanakan kegiatan fisik intensitas sedang untuk mempertahankan atau meningkatkan kardio-respirasi kebugaran mereka.

"Jika dulunya tidak rutin untuk olahraga kegiatan menyerupai aerobik dilakukan dengan intensitas sedang selama kehamilan dan sesudah melahirkan. Tapi jika sudah aktif olahraga atau rutin sanggup dengan intensitas lebih keras." tambah dr Farid.

"Frekuensi latihan, setidaknya 3-7 hari per minggu. Lama latihan, 30 menit / sesi (kisaran 20-45 minimal )." tuturnya.

Menurut dr Farid, perempuan hamil baik non-diabetes maupun yang didiagnosis diabetes gestasional sangat direkomendasikan untuk melaksanakan kegiatan sebagai berikut :

Gunakan kesempatan, ajak juga suami beraktivitas.Gunakan kesempatan, ajak juga suami beraktivitas. Foto: Thinkstock


1. Jalan Kaki

Jalan kaki ternyata sanggup menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, sebab mengurangi produksi glukosa dari hati pada orang yang gemuk, juga sanggup meningkatkan sensitivitas insulin sampai 12-24 jam sesudah melaksanakan kegiatan fisik dan meningkatkan high density liporprotein (HDL - kolestrol yang baik) dalam darah.

Berenang ramah untuk badan sebab tidak terlalu membebani.Berenang ramah untuk badan sebab tidak terlalu membebani. Foto: ilustrasi/thinkstock


2. Berenang

Olahraga ini sanggup mengontrol tingkat gula darah. Ini sebab berenang sanggup meningkatkan kesehatan seluruh badan dengan memperkuat sebagian besar otot dalam tubuh. Berenang juga sanggup menciptakan badan lebih efisien ketika menyerap oksigen dan nutrisi pada sel otot. Selain itu dengan berenang sanggup menggerakan seluruh badan namun tidak membebani lutut sehingga risiko terjadinya nyeri pada lutut juga lebih kecil.

Dengan sumbangan sepeda statis olahraga sanggup dilakukan kapan saja di mana saja.Dengan sumbangan sepeda statis olahraga sanggup dilakukan kapan saja di mana saja. Foto: ilustrasi/thinkstock


3. Sepeda statis

Melakukan kegiatan ini sanggup menggerakan otot-otot besar. Kegiatan menyerupai ini melibatkan otot-otot besar menyerupai otot di kaki, tangan dan menjaga keseimbangan badan kita, serta aben kalori yang cukup besar.

Baca Juga : Jangan Remehkan Diabetes Saat Hamil
Sumber detik.com

No comments:

Post a Comment