Friday, November 24, 2017

Bukannya Berkurang, Para Pria Makin Sering Bercinta Pasca Vasektomi

Bukannya Berkurang, Para Pria Makin Sering Bercinta Pasca VasektomiVasektomi kerap menjadi momok bagi para pria, tetapi faktanya mekanisme ini justru meningkatkan frekuensi bercinta bagi mereka yang melakoninya. (Foto: ilustrasi/thinkstock)

Jakarta, Beberapa waktu kemudian musisi yang juga anggota dewan perwakilan rakyat RI, Anang Hermansyah mengutarakan niatnya untuk vasektomi. Namun ketika rencana itu disinggung lagi baru-baru ini, Anang justru mengurungkannya alasannya yaitu masih ingin punya menambah keturunan.

Umumnya banyak laki-laki yang ketakutan dikala ditawari untuk melaksanakan vasektomi alasannya yaitu khawatir mempengaruhi kemampuan seksnya. Lantas apakah ini benar-benar terjadi?

Sebuah penelitian yang dilakukan Frankfurt University pun mencoba untuk menguak jawabannya dengan mengamati 294 pasangan. Menariknya, 12,4 persen responden laki-laki mengaku makin sering bercinta pasca mekanisme ini dilakukan.

Bahkan 1 dari 10 laki-laki mengaku kehidupan seksnya 'membaik secara signifikan' sejak menjalani vasektomi. Sebaliknya, hanya 4,5 persen laki-laki yang mengaku frekuensi bercintanya menjadi berkurang.

Hal ini juga dirasakan oleh pasangan mereka. Para perempuan yang pasangannya divasektomi rata-rata beropini pasangan mereka mempunyai gairah seks yang lebih tinggi, ereksi yang tahan lama, orgasme yang lebih kuat, sehingga kepuasan seks mereka menjadi lebih tinggi.

Peneliti menduga ini alasannya yaitu mekanisme tersebut menghilangkan kekhawatiran para laki-laki akan 'kehamilan yang tak diinginkan'. Dengan begitu mereka menjadi lebih rileks. Demikian ibarat dikutip dari Men's Health, Jumat (24/11/2017).

Baca juga: Vasektomi Lebih Praktis dari Sunat, Makara Pria Tak Perlu Takut

Studi sebelumnya yang dilakukan Stanford University juga menemukan hal serupa. Pria yang menjalani vasektomi bercinta rata-rata 5,9 kali dalam sebulan, dibandingkan dengan laki-laki yang tidak divasektomi yang frekuensinya hanya 4,9 kali dalam kurun yang sama.

Dua ahad selepas vasektomi, para laki-laki sudah bisa berafiliasi seks lagi. Namun kekhawatiran akan kehamilan yang tidak diinginkan akan sirna alasannya yaitu walaupun sperma masih diproduksi, tetapi mereka tidak berjalan ke uretra dan tidak dikeluarkan dikala ejakulasi.

"Anda masih bisa ejakulasi dengan mani yang terdiri dari cairan dari prostat dan vesikula seminalis ibarat biasanya, hanya saja tanpa sperma. Volume ejakulasi pun tidak ada perbedaannya," kata David Guo, MD, peneliti dari Stanford University.

Baca juga: Tak Sampai Berdarah-darah, Vasektomi Cuma Butuh 3 Menit
Sumber detik.com

No comments:

Post a Comment