Wednesday, November 15, 2017

Di-bully Atasan atau Rekan Kerja? Waspada Risiko Diabetes

Di-bully Atasan atau Rekan Kerja? Waspada Risiko DiabetesDi bully atasan atau rekan kerja bisa memicu problem diabetes. Foto: Thinkstock

Jakarta, Tadinya efek bullying atau perundungan ditengarai hanya mensugesti mental atau psikis seseorang. Namun dalam sebuah riset terbaru disebutkan bullying sanggup memicu diabetes tipe 2 pada korbannya.

Adalah sebuah studi yang dilakukan Copenhagen University terhadap 46.000 orang berusia 40-65 tahun yang mengalami bullying, utamanya di daerah kerja.

Peneliti menemukan bahwa 46 persen pekerja yang mendapat kekerasan mulut maupun fisik dari atasan atau rekan kerja berpeluang tinggi untuk mengidap penyakit diabetes tipe 2.

Ini berlaku baik bagi pekerja laki-laki maupun wanita, dengan besaran risiko yang sama yaitu 26 persen. Akan tetapi pekerja laki-laki dilaporkan lebih rentan mengalaminya, dengan risiko sebesar 61 persen dan 36 persen pada rekan kerja perempuan mereka.

Peneliti menambahkan, angka ini diperoleh sesudah dilakukan pembiasaan terhadap faktor lain yang mensugesti risiko diabetes partisipan menyerupai konsumsi alkohol, tingkat pendidikan dan ada tidaknya riwayat gangguan mental.

Baca juga: Tak Disadari, Bullying Juga Bisa Terjadi di Tempat Kerja

"Di-bully dianggap sebagai stressor sosial yang buruk, yang bisa mengaktifkan respons stres dalam tubuh kemudian memicu aneka macam proses biologis yang kemudian berkontribusi terhadap risiko diabetes," tandas peneliti, Dr Naja Rod menyerupai dilaporkan Science Daily.

Ketika hormon stres dihasilkan sebagai bentuk respons tubuh terhadap bullying, mereka akan memicu aneka macam proses biologis yang kelak sanggup memunculkan risiko diabetes.

Kedua, kondisi ini juga bisa mengubah hormon yang berperan mengatur selera makan. Akibatnya yaitu si korban akan terpacu untuk melaksanakan 'comfort eating' yaitu mencari ketenangan dari konsumsi makanan.

"Lama-kelamaan ini akan berkontribusi terhadap penambahan berat badan, dan juga munculnya risiko diabetes tipe 2," tambah Rod.

Baca juga: Trauma Karena Bullying, Risikonya Depresi Hingga Bunuh Diri
Sumber detik.com

No comments:

Post a Comment