Bukan sebabkan penyakit, basil ini justru mengubah racun jadi emas/Foto: ThinkstockJakarta, Bakteri berperan penting pada seluruh aspek kehidupan di bumi. Ia sanggup berperan sebagai pembawa penyakit, penjaga kesehatan, hingga pendaur ulang aneka macam jenis bahan termasuk metal.
Nah terkait hal tersebut tahukah kau bahwa ada beberapa jenis basil yang ternyata sanggup berperan membuat emas padat dari senyawa beracun. Salah satunya yaitu basil Cupriavidus metallidurans (C. metallidurans) yang telah diuji oleh para peneliti dari Michigan State University pada tahun 2012 lalu.
"Apa yang kami lakukan yaitu alkimia mikroba," ujar peneliti Kazem Kashefi menyerupai dikutip dari Forbes, Selasa (21/11/2017).
Baca juga: Wanita Jepang Terkena Infeksi Bakteri Langka Saat di Pesawat
Menurut Kazem C. metallidurans yaitu basil yang sanggup hidup resistan terhadap senyawa emas klorida. Senyawa tersebut merupakan emas yang berbentuk cairan dan sanggup ditemukan secara alami menyerupai contohnya saja di laut.
Dalam bentuk cairan emas klorida intinya yaitu logam berat dan tidak bermanfaat sama sekali lantaran merupakan limbah beracun. Namun C. metallidurans sanggup mengolah emas klorida mengubahnya menjadi logam emas padat.
"Bakteri ini sanggup 'bernapas' dengan emas sama menyerupai kita bernapas dengan oksigen," ungkap Kazem. Eksperimen mengatakan basil sanggup mengubah satu setengah liter air yang telah dicampur dengan emas klorida menjadi sekitar 60 miligram emas dalam seminggu.
Hanya saja memang inovasi ini mungkin tidak akan hingga membuat orang di seluruh dunia jadi tergila-gila mengejar emas. Alasannya berdasarkan Kazem lantaran tidak efektif.
"Kamu mungkin akan lebih banyak menghabiskan dana menyiapkan emas klorida dan menyadari bahwa emas yang dihasilkan terlalu sedikit," kata Kazem.
Meski tidak dikenal sebagai basil patogen, pada beberapa perkara langka C. metallidurans diketahui sanggup juga menimbulkan bisul berbahaya. Studi perkara yang dipublikasi di Journal of Clinical Microbiology tahun 2011 melihat seorang laki-laki berusia 74 tahun mengalami bisul C. metallidurans.
"Meski spesies Cupriavidus lain menyerupai C. pauculus, C. gilardii, dan Cupriavidus gres telah dideskripsikan berpotensi menginfeksi manusia, gres kali ini kami menemukan perkara pertama bisul C. metallidurans," tulis peneliti.
Baca juga: 5 Benda Sehari-hari yang Bisa Makara Sarang Bakteri Sumber detik.com
No comments:
Post a Comment